CINTA
9:24 AM | Author: Ibnu Siddique
Cinta adalah Kekuatan yang mampu,
mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah malang jadi untung,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah setan jadi nabi,
mengubah iblis jadi malaikat,
mengubah sakit jadi sehat,
mengubah kikir jadi dermawan,
mengubah kandang jadi taman,
mengubah penjara jadi istana,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibah
itulah cinta!

“Kita ada karena CINTA, kita dibesarakan dengan CINTA, kita tumbuh bersama CINTA dan kalau bisa kita matipun didampingi oleh CINTA. CINTA dari Allah sang penguasa CINTA”.

Kembali kepada kita, apakah cinta itu berbalik membuat keburukan kepada kita atau akan menjadi kebaikan kepada kita.
Puisi by: Jalaluddin Ar-Rumi
Di deklamasikan dlm filem Ketika Cinta Bertasbih
Tika Ku baca firmanNya..daku sayang padamu akhi..
5:39 AM | Author: Ibnu Siddique
ketika kubaca firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”

aku tahu, ukhuwah tak perlu diperjuangkan

tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman


aku ingat pertemuan pertama kita, akhi sayang

dalam dua detik, dua detik saja

aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan

itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra

dengan iman yang menyala, mereka telah mufakat

meskilisan belum saling sebut nama, dan tangan belum berjabat


ya, kubaca lagi firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara”

aku makin tahu, persaudaraan tak perlu diperjuangkan


karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh

saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan serasa siksaan

saat pemberian bagai bara api, dan saat kebaikan justru melukai

aku tahu, yang rombeng bukanlah ukhuwah kita

hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau menjerit

mungkin dua-duanya, mungkin kau saja

tentu terlebih sering, imankulah yang compang-camping


kubaca firman persaudaraan itu, akhi sayang

dan aku makin tahu,mengapa di kala lain diancamkan;

“para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain..

kecuali orang-orang yang bertaqwa”
Aku bukan tak sabar..
5:37 AM | Author: Ibnu Siddique
"Aku bukan tak sabar, hanya tak ingin menanti
Karena berani memutuskan adalah juga kesabaran
Karena terkadang penantian
Membuka pintu-pintu syaithan"

Ramadhan: Apa yang telah kami buat?
9:15 PM | Author: Ibnu Siddique

Ramadhan, apakah yang telah kami lakukan kepada kamu?

Tadi saya menghadiri Solat Jumaat di Masjid Universiti. Dr Hawari dari Kuliah Usuluddin, seorang yang pakar dalam ilmu hadith bertugas memberikan khutbah hari ini.

“7 hari telah berlalu, seminggu telah berjalan. Wahai hamb Allah, apakah yang telah kamu buat dalam Ramadhan ini?”


Ternyata, khutbah minggu ini, khutbah pertama dalam Ramadhan, adalah khutbah mengajak semua untuk bermuhasabah. Dr Hawari dengan penuh perasaan melontarkan beberapa persoalan dan memberikan nasihat.


Hari ini, saya fikir, saya sekadar berkongsi dengan kalian, apa yang saya dengar daripadanya.
Sesungguhnya, hati saya tersentuh. Moga hati kalian juga begitu rasanya.


“Allah telah memberikan kamu harta. Harta kamu adalah milik Allah SWT. Bukan kepunyaan kamu, bukan kepunyaan bapa kamu atau datuk kamu. Maka wahai hamba Allah, apakah yang kamu telah lakukan terhadap harta kamu dalam Ramadhan kamu ini?”


Kita ada duit. Yang dah bekerja ada gaji. Pelajar biasiswa ada duit biasiswa. Yang dapat belanja dari ibu bapa ada juga wang. Hanya golongan faqir dan miskin sahaja mungkin terkeluar dari seruan ini, kerna merekalah yang memerlukan sumbangan manusia yang mempunyai kelebihan wang.


Apa yang telah kita buat dengan harta kita dalam Ramadhan ini?


“Wahai hamba Allah, Allah memberikan kamu makanan. Kamu makan. Tapi adakah kamu berkongsikan makanan kamu itu dengan orang lain? Apakah yang telah kamu lakukan dengan makanan kamu pada bulan ini?”


Ya. Masa Ramadhan, kalau di Malaysia ada bazar-bazar. Ada murtabak special, ada air macam-macam warna, ada kuih macam-macam jenis. Kita beli, ayam percik, apam balik, semua kita beli. Tapi masa buka kita membazir. Makan tak habis. Perut penuh sampai tak mampu bangun solat tarawih. Apakah yang telah kita lakukan?


“Wahai hamba Allah, Allah memberikan kamu masa, dan masa itu sentiasa berlalu. Apakah yang telah kamu lakukan dengan masa kamu dalam bulan ini?”


Ya para pembaca. Masa kita dalam bulan ini, apakah yang telah kita lakukan dengannya? Kita isi dengan apa 7 hari ini? Tidur? Tidak menghubungkan kehidupan kita dengan Allah SWT? Buat benda lagha yang mengundang ghaflah(lalai)?


“Wahai hamba Allah, Allah telah memfardhukan kamu solat, maka apakah yang telah kamu lakukan terhadap solat-solat fardhu kamu? Ketahuilah bahawa Tarawih itu sunnah, sedang Isya’ dan Fajar itu adalah wajib. Apakah pantas untuk kamu mendirikan tarawih tetapi melewatkan isya’ dan mengakhirkan fajar? Ketahuilah bahawa Isya’ dan Fajr itu datang dahulu sebelum tarawih”


Ya, apa yang telah kita lakukan dengan solat-solat fardhu kita? Adakah kita menjaganya dengan lebih baik dalam bulan ini? Apakah kita menghayati setiap geraknya? Atau kita menumpukan tarawih sehingga tidak bangun subuh pada waktunya hanya dengan alasan letih?


“Ramadhan adalah bulan Al-Quran wahai hamba Allah. Wahai hamba Allah, maka apakah yang telah kamu lakukan kepada kitab RABB kamu ini? Adakah kamu mempercantikkan bacaan kamu? Adakah kamu menghayati isinya dalam kehidupan kamu?”


Bagaimana? Kita usaha untuk khatam hanya untuk tradisi atau benar-benar berhajat memahami? Apakah yang telah kita lakukan terhadap Al-Quran dalam bulan ini wahai pembaca?


“Sedekah wahai hamba Allah. Apakah yang telah kamu lakukan dengan sedekah? Apakah kamu memberi perhatian kepadanya pada bulan ini?”


Berapa banyak sedekah kita itu tidak penting. Pokoknya, apakah kita bersedekah? Adakah kita berusaha untuk bersedekah dalam bulan ini?


“7 hari telah berlalu, seminggu telah berjalan. Wahai hamb Allah, apakah yang telah kamu buat dalam Ramadhan ini?”


Jawab soalan itu dengan hati kita. Muhasabah 7 hari kita dalam bulan yang mulia ini. Apakah yang telah kita buat? Dengan apa bulan ini telah kita isi?


Ada 23 hari lagi. Jangan itu pula yang kita ulang-ulang, sebagai penenang hati kononnya esok masih ada untuk mengisi kantung pahala diri. Siapa berani menjawab dengan yakin esok akan menjadi miliknya lagi?


Wahai pembaca, Allah menghadiahkan kita Ramadhan. Ini adalah hadiah.
Bagaimana kita melayan hadiah kasih sayang ini?

Silap haribulan, dalam bulan yang mulia ini, kita masih bermaksiat lagi, ingkar lagi kepada-Nya.
Apa yang telah kita buat wahai pembaca? Wahai hamba Allah?
Apa yang telah kita buat?


“Wahai hamba Allah, Ramadhan adalah bulan perubahan. Perubahan buruk kepada baik. Baik kepada yang lebih baik. Agar kita mampu menjadi hamba Allah yang terbaik selepas Ramadhan ini pergi. Hadiah Ramadhan adalah taqwa, dan dengan taqwalah kita berbekal sepanjang 11 bulan yang lain”


Maka apakah kita telah berubah wahai pembaca? Atau memilih untuk buat tidak tahu sahaja?

“Barangsiapa yang meninggalkan Ramadhan, tetapi dia masih tidak diampunkan, maka dia akan dijauhkan daripada Allah. Katakanlah amin” Itu ajuan Jibril, dan Rasul kita telah menyahutnya dengan amin…


Apa yang telah kita buat wahai pembaca?
Mari kita duduk sebentar, melihat jiwea, perbaiki hati, koreksi diri.


http://ms.langitilahi.com/edisi-ramadhan-apa-yang-telah-kamu-buat/#more-1512

CINTA
1:51 AM | Author: Ibnu Siddique
"Bahwa cinta adlh prsoalan berusaha untuk mncintai. Bahwa cinta bknlah gejolak hati yg dtg sendiri melihat paras ayu atau janggut rapi. Bahwa sbgmana cinta kpd Allah yg tak serta merta mengisi hati kita. Karena cinta memang harus diupayakan. Karena cinta adalah kata kerja. Lakukanlah kerja jiwa & raga untuk mencintainya. Kerjakan cinta yg ku-maksud agar kau temukan cinta yg kau-maksudkan. Karena cinta adlh kata kerja. Cinta-mata airnya adlh niat baik dr hati yg tulus. Alirannya adlh kerja yg terus menerus."
"Kekhawatiran tak menjadikan bahayanya membesar Hanya dirimu yang mengerdil Tenanglah, semata karena Allah bersamamu Maka tugasmu hanya berikhtiar Dan di sana pahala surga menantimu"
Best Selling BooksAuthor
"Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan,Saksikan Bahawa Aku Seorang Muslim,Agar Bidadari Cemburu Padamu"
Latest books I read..n still reading=)
9:42 PM | Author: Ibnu Siddique
Assalamualaikum..Salam Ramadhan.Ramadhan Kareem=).

Alhamdulillah..Kerinduan selama setahun kian terubati..Alhamdulillah..x tergambar rasanya kegirangan di hati..bila semalam 21 August, tatkala kesedihan mengenangkan tragedi pembakaran dan pembantaian di Masjidil Aqsa..hati kembali berbunga bila mendgrkan azan Maghrib..menandakan telah masuknya bulan Ramadhan..tanpa di sedari..mata kian basah..wajah terlampau girang.
.rasanya seperti di dakap penuh cinta oleh Sang Penganugerah Cinta..terasa harumnya aroma syurga..Subhanallah..Moga saya dapat lalui Ramadhan kali ini dgn lebih baik dari tahun lepas..

Eh..ni entry nk citer psl buku..bkn Ramadhan..lpe plak..afwan ya;)


Ok..sekadar share..mdh2an kan bermanfaat utk semua=)


Saat ini..sdg membaca 2 buku ..mohon doanya,agar saya ttp istiqamah,setiap bulan,utk habiskan 2 buku..klu tebal,2 bulan..tp,kekadang kantoi juga;).


1) Nikmatnya Pacaran Setelah Pern
ikahan oleh Salim A. Fillah..

Subhanallah..buku yg sgt menggugah jiwa..dgn gaya penulisan yg sgt bersahaja,tp penuh dgn hikmah dalam bicara..untuk memotivasikan pemuda-pemudi yg sungguh2 ingin memelihara diri daripada virus pacaran..utk mereka yang ingin kembali bertaubat setelah terjebak..untuk mereka yang ingin menjaga keberkahan pernikahan..mula dari saat taaruf, hingga ke saat berbuka penuh kejutan..

Alangkah seringnya..
Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan
Membuat detik-detik di depan terasa hambar

Kelazatan itu akan hilang
Dari orang yang terpenuhi tuntutan syahwatnya
yang haram

yang tersisa hanyalah dosa dan hina

Belajar dari ahli puasa
Ada dua kebahagiaan baginya

Saat berbuka

Dan Saat Allah menyapa lembut memberikan pahala


Inilah puasa panjang syahwatku
Kekuatan pada menahan

Dan rasa nikmat itu terasa
di waktu buka yang penuh kejutan


Coba saja
Kalau Allah menghalalkan
Setitis cicipan syurga
Kan menjadi sadaqah berpahala

Salim A. Fillah

2) Muhammad SAW, Super Leader Super Manager

Buku ke2 ni pula, hasil kajian penuh sistematik dan terperinci oleh Saudara Antonio Syafiee.. Subhanallah..buku yg sgt mendalam,membicarakan segenap aspek dari sisi kehidupan Rasulullah SAW,lalu di kaitkan dgn teori2 management.leadership,entrepreneurship,democracy dan semuanya yang di pelopori dan di ajari oleh tokoh2 Barat..dan ternyata, semua teori ini telah di tunjuki oleh Rasul tercinta..kerna bagindalah teladan terbaik bagi mereka ynag menginginkan dunia dan akhirat..membca buku ini, menjadikan anda kaget..dan terdetik di hati.."Sungguh, aku x perlukan teladan yang lain, selain dari Ar-Rasul SAW.."


Ku persembahkan 2 judul buku ini..

Buat kalian, yang sdg tercari2 buku2 menarik untuk di telaah (pasti,Quran jgn di lupakan ya=)..)..

P/s: buku pertama boleh di dapatkan dari Pustaka Indonesia..berhadapan Masjid India..tingkat 2 wisma Yakin,,buku ke2 pula,ada di jual di ESQ Training..

Selamat Menikmati ya:)


Muhammad SAW Super Leader Super Manager
10:36 AM | Author: Ibnu Siddique
Bismillahirrahmanirrahim..


Assalamualaikum Wbt..Saudara-saudaraku yang di kasihi semua..

Subhanallah..Alhamdulillah..saya temukan sebuah buku yg sgt hebat..yang saya kira harus di baca oleh setiap ummat Nabi Muhammad SAW.Buku yang membuat kajian yg sgt terperinci ttg keperibadian Rasulullah SAW dari pelbagai aspek :


1)Leadership & Management

2)Self & Social Development

3) Business & entrepreneurship

4) Leader of Family & country

5) Military

6) Education

7) Hukum


Yang sgt mengujakan ttg buku ini, adalah bgmn penulis mengkaitkan seluruh teladan Rasulullah dlm kepelbagaian aspek di atas dgn perkembangn teori2 terkini yg di pelopori oleh Barat..