Jgn hanya pandai cakap...
8:40 PM | Author: Ibnu Siddique



Allah Ta'ala berfirman:
"Adakah engkau semua memerintahkan kepada kebaikan, sedangkan engkau semua melaiaikan
dirimu sendiri, padahal engkau semua juga membaca Alkitab, apakah engkau semua tidak
menggunakan akal?"
(al-Baqarah: 44)


Allah Ta'ala berfirman pula:
"Hai sekalian orang-orang yang beriman, mengapa engkau semua mengucapkan apa-apa yang
tidak engkau semua lakukan? Besar sekali dosanya di sisi Allah, jikalau engkau semua mengucapkan
apa-apa yang tidak engkau semua lakukan."
(as-Shaf: 2-3)


Allah Ta'ala berfirman lagi dalam memberitahukan perihal Syu'aib s.a.w. yaitu:
"Dan saya tidak hendak menyalahi engkau semua dalam hal yang engkau semua dilarang
mengerjakannya."
(Hud: 88)


Dari Abu Zaid yaitu Usamah bin Zaid bin Haritsah radhi-allahu 'anhuma, katanya:
"Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Akan didatangkan seseorang lelaki pada hari kiamat, kemudian ia dilemparkan ke
dalam neraka, lalu keluarlah isi perutnya - usus-ususnya, terus berputarlah orang tadi pada
isi perutnya sebagaimana seekor keledai mengelilingi gilingan. Para ahli neraka berkumpul
di sekelilingnya lalu bertanya: "Mengapa engkau ini hai Fulan? Bukankah engkau dahulu
suka memerintahkan kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran?" Orang tersebut
menjawab: "Benar, saya dahulu memerintahkan kepada kebaikan, tetapi saya sendiri tidak
melakukannya, dan saya melarang dari kemungkaran, tetapi saya sendiri mengerjakannya."
(Muttafaq 'alaih)

Kesimpulannya : Berbicaralah jujur (menulis juga) yajni dgn mengamalkan apa yang di seru..
Siapa dia?
9:22 AM | Author: Ibnu Siddique
Siapa dia
Yang bakal kudakap
Penuh cinta dan rindu.

Siapa dia
Yang akan kucemar dahi sucinya
Dengan kucupan seorang suami
Penuh kasih.

Siapa dia yang bakal kupujuk setelah rajuknya
Siapa dia yang bakal kudukung setelah sadungnya

Penuh berahi?
Mungkin.

Yang nyata,akan kucinta dia
Dengan cintaan luar biasa
Seorang manusia biasa
.
gambar hiasan..
http://www.flickr.com/photos/razuryza/2558281339/

(Lazimnya) perempuan-perempuan yang jahat adalah untuk lelaki-lelaki yang jahat, dan lelaki-lelaki yang jahat untuk perempuan-perempuan yang jahat; dan (sebaliknya) perempuan-perempuan yang baik untuk lelaki-lelaki yang baik, dan lelaki-lelaki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik. Mereka (yang baik) itu adalah bersih dari (tuduhan buruk) yang dikatakan oleh orang-orang (yang jahat); mereka (yang baik) itu akan beroleh pengampunan (dari Allah) dan pengurniaan yang mulia.
(Surah Annuur:26)



"sekadar berkongsi rasa yg sama.. dgn saudara tercinta."

Mohd Shazlee Shah Shah Azeman

http://muhammadblack.blogspot.com/


Mengurus Nyawa
10:26 PM | Author: Ibnu Siddique




Bismillahi wal hamdulillah.Ya Quddus sucikan hati ini dari bisikan kelalaian,kealpaan,kesyirikan dan riya'..ya Hadi,bimbing fikiran ini,penulisan ini..agar kelak semuanya kan menjadi tasbih2ku kepadaMu..terima amal kerdil ini ya Allah...solawat dan salam ke atas Rasulullah...Allahhumma Solli A'la Muhammad..


Apakah benda yang paling jauh itu?
Pernah suatu ketika Imam Al-Ghazali bertanya pada anak muridnya.."Apakah benda yang paling jauh itu?".Dgn kenderaan yg paling laju pun kita xkan dpt mengejarinya..bahkkan setelah ratusan tahun mengembara pun kita x kn dpt mencapainya..xkan dpt kita kejarinya..trus menjauh..xkn pernah mampu untuk kita mencapainya kembali..itulah masa lalu!..masa yang kian terakam..xkan pernah dpt dipadam..trus menjadi bukti nyata..setiap perlakuan kita..bersendirian bahkan di keramaian..menjadi saksi..masa2 yg berlalu itu, adakah ianya kelak kan berharga di sisi Allah..atau sebaliknya
..


Masa adalah nyawa


Ya..masa adalah nyawa..tiap hela nafas kan sama dgn tiap saat yg berlaku..tiap degup jantung kita,bersamaan dgn detik yang berlalu..nafas dan degup jantung kita kan menghidupkan kita dgn izin Allah..lalu kita menjadi hidup..mampu beraktiviti..bekerja..berpenghasilan..berkarya..dan sebagainya..semua aktiviti ini kan mampu kita laksanakan dgn kasihnya Allah yang menghelakan nafas untuk kita.. tanyakan pada diri..jika helaan nafas itu di kawal oleh kita..conscious mind..bukankah mungkin untuk kita terlupa untuk menghela nafas?dlm tidur kita,tika kita switch off conscious mind kita..siapa yg helakan nafas kita?Jika kita yang mengawal helaan nafas,pasti kita kan mati ketika tidur kerna xsedar utk menghela nafas!..begitu juga dgn degup jantung kita..bahkan saya sendiri x tahu berapa bnyk degupan jantung saya dlm seminit,sejam,10jam dan sehari..begitu juga dgn kadar tekanan yg di hasilkannya..adakah anda tahu?;)..lalu begitulah kita hidup seiring dgn setiap saat yang berlalu..setiap saat yg berlalu itu bererti nyawa kita telah berkurang..

Rumusnya (Time= Life)

Mengurus masa bererti mengurus nyawa.

Pengurusan masa bererti pengurusan nyawa..bagi Mukmin,pengurusan nyawa bermaksud pengurusan hidup untuk ketentuan di Yaumul Akhir..Di sinilah Allah dgn kasih sayangnya mengingatkan manusia untuk mengurus masa..kerna ia bererti mengurus kehidupan untuk meraih Redha Allah..

Firman Allah SWT: “ Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran”
(Al-Asr:1-3)

Saudara2ku yg di Rahmati dan dikasihi Allah..kehidupan kita terlalu singkat untuk perbuatan dosa dan sia-sia..rata2 umur kita hanyalah dlm lingkungan 60 tahun..bandingkan dgn kehidupan akhirat yang tidak terikat dgn masa..ya,Infiniti!..Ingatlah bahawasanya Allah SWT tidak menciptakan kita unutk bermain2 atau sia..melainkan telah tercatat untuk kita peranan dan tangungjawab kita..

Firman Allah : “. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (Al-Mukminun:115)

Sedarlah peranan dan tangungjwab kita di muka bumi..agar kita kan menyedari bahawa khidupan kita punya misi untuk dilaksanakan dan visi untuk di capai..

Firman ALLAH SWT : “
Tidak Aku jadikan Jin dan Manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu”

Dan FirmanNya lagi:
“ Aku jadikan manusia sbg Khalifah di muka bumi”

Inilah peranan dan tujuan kita di hidupkan..untuk mengabdikan diri pada ALLAH dan menjadi KhalifahNya di muka bumi..

Ingatlah! Bahawsanya kita x pernah layak untuk menentukan tujuan hidup kita.bahkan jari kita sendi pun x mampu unutk kita ciptakan!

Justeru, uruslah masa kita=nyawa kita berlandaskan Taujih Rabbani dari Allah..
Prinsipya,semua perbuatan kita kan x bermakna di sisi Allah melainkan dgn 3 perkara :

1)Beriman (ikhlas dan mengikut Sunnah Nabi)
2)Beramal soleh
3)Berpesan2 dgn kebenaran dan kesabaran

Quadrant pengurusan masa.






Setelah kita megetahui Qudrant waktu kita,laksanakannya tanpa tanguh2..kerna Sabda Baginda Nabi SAW: “ Bila kamu berada pada waktu petang maka jgnlah menantikan waktu pagi.Dan bila kamu berada pada waktu pagi, maka jgnlah kamu menantikan waktu petang.Pergunakanlah masa sihatmu untuk waktu sakitmu,dan pergunakanlah masa hidupmu untuk saat kematianmu” (Hadis Riwayat Bukhari daripada Ibnu Umar)

Lalu kemudian, susun amal2 itu mengikut keutamaan berdasarkan keadaan dan keperluan.


Masa=Momentum=Prestasi

Setiap saat yg berlalu adalah momentum untuk kita sentiasa berprestasi tinggi untuk meraih Redha Allah..dari saat kepada saat,dari jam kepada jam yg lain..Saat yg berlalu dgn zikirullah kan menghasilkan Ledakkan Iman di dlm hati yang akan menjadikan kita org2 yg senantiasa hidup..

Rasulullah SAW bersabda:” Perumpamaan orang yg mengingat Allah dgn orang tidak mengingatNya seperti orang hidup dgn org yg mati” (HR Bukhari dari Abu Musa Al-Asya’ri).

Hidup adalah kumpulan waktu.Jika kita x mampu mengelola waktu berlandaskan ketentuan Allah,kita x pernah layak untuk hidup!Kehidupan kita hanya kan sia2,,
Seperti mayat hidup yg berjalan di tengah ibu kota..hadirnya x memberikan apa2 manfaat..bahkan mudharat!

Ada 3 hal yg xpernah kita dapatkan kembali:
1) Kata yg telah di ucapakn
2) Waktu yg telah berlalu
3) Momentum yg di abaikan.


Jika di hitung,berdasarkan sabda baginda Nabi SAW rata2 umur kita 60 tahun.Kita semua sama..di bekali dgn 24jam sehari,7 hari seminggu,60 saat seminit, 30 hari sebulan dan 365 hari setahun..Namun kata2 Imam Al-Ghazali,kalau orang umurnya 60 tahun, rata2 manjadikan tidurnya 8 jam sehari untuk tidur,maka dalam hidupnya dia telah tidur untuk 20 tahun..Innalillahi Wainna Ilaihi Rooji’uun..dan itulah kebanyakan manusia..dan mungkin juga kita..


Waktu adalah momentum untuk berprestasi..Samaada meraih kecemerlangan duniawi atau ukhrawi..lihat sahaja Umar Abdul Aziz..kekhalifahannya hanya 2 tahun..ttp beliau mampu merubah (baca:revolusi) dunia Islam,dari keterpurukan dan kehinaan kepada kekayaan jiwa dan harta..dikhabarkan saat beliau memerintah,x ada satu org pun yg sanggup atau layak untuk menerima zakat..kerana semuanya sudah hidup senang dan selesa..

Renungkanlah kata2 beliau saat di angkat menjadi Khalifah
“ Aku akan duduk di sebuah tempat yang tidak ku berikan sedikit pun tempat untuk Syaitan”

Lihat pada Imam Nawawi..dalam usianya yang singkat beliau mampu menghasilkan karya2 besar yg menjadi rujukan ummat Islam hingga kini..Lihat pada Imam Syafiee..pada usia 10 tahun,beliau sudah memberi kuliah di hadapan ribuan hadirin..

Bilamana kita menghargai masa, itu bererti kita menghargai nyawa dan kehidupan yang Allah kurniakan..Membazir masa bererti mengkufuri nikmat hidup yang Allah kurniakan.

Firman Allah SWT : .”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Ibrahim:7)

Sudah mengerti mengapa kadangkala terasa hidup kita sesak,sempit dan tidak tenang? Antaranya adalah kerana sikap kita yg sering membuang masa yg beerti mengkufuri nikmat hidup yang Allah kurniakan.

Akhir kalam, ingatlah setiap saat dari kehidupan kita yg berlalu akan di pertanggungjawabkan..sbg sebuah motivasi renungkanlah kata2 ini
“Setiap inci tanah di muka bumi ini,merupakan tanah2 yg subur untuk kita menanam benih amal yang kita kan raih buahnya di hadapan Alllah kelak!”

Inilah waktu(masa)..bukan kuantiti yang menjadi ukuran..ttp kualiti yg harus di utamakan..Panjangnya hidup jgn di nilai pada usia kerna ia hanya sekadar congakan angka..ttp nilailah pada amal dan sumbangan yg di tinggalkan..
sentiasalah muda dlm meraih potensi Taqwa dgn menjadikan setiap saat dlm kehidupan sebagai momentum untuk meledak Iman dan mencapai kebahagiaan!